Cover Buat Sendiri
KATA
PENGANTAR
Segala
puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-nya sehingga
penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir. Shalawat serta salam semoga tercurah
limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW.
beserta para sahabat dan para pengikutnya yang senantiasa istiqomah dalam
menjalankan ibadah kepada Allah SWT. Dengan ini penulis persembahkan Tugas Makalah yang berjudul
“Makalah Geografi Global
Warming dan Pengaruhnya”
Dengan
tidak mengurangi rasa hormat penulis mengucapkan banyak terima kasih banyak
kepada semua pihak yang telah membantu hingga Tugas Makalah ini dapat
terselesaikan dengan baik.
Penghargaan
setinggi-tingginya saya
sampaikan kepada:
- Allah SWT yang selalu memberikan kemudahan dalam setiap kesulitan.
- Kedua oang tua yang selalu memberikan do’a dan motivasi baik secara langsung dan tidak langsung.
- Tentunya Kapada Ibu Bapak Guru yang senantiasa memberikan Ilmunya
- Teman-teman satu Kelas yang telah ikut membantu dan memberikan masukannya dalam penyusunan Tugas Makalah ini.Akhirnya penulis hanya dapat berdo’a semoga semua amal baik dari semua pihak menjadikan beratnya timbangan amal kebaikannya di akhir nanti.Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Tugas Makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, maka penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak untuk kemajuan di masa yang akan datang. Terakhir penulis berharap Tugas Makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca umunyadan bagi penulis pada khususnya.Bogor,Penyusun(Haryono Yusup)
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ....................................................................................... I
DAFTAR
ISI ................................................................................................... III
BAB I PENDAHULUAN
- Latar Belakang .................................................................................. 1
- Tujuan ............................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Pemanasan Global/Global
Warming ........................ ....... 2
2.2
Hubungan Pemanasan Global dengan
Efek Rumah Kaca.................. 2
2.3
Penyebab Pemanasan Global/Global
Warming ................................. 3
2.4 Pengaruh
atau Dampak Pemanasan Global/Global
Warming............. 4
2.5
Solusi Pemanasan Global/Global
Warming
2.5.1 Jadilah Vegetarian...................................................................... 5
2.5.2 Tanam Pohon............................................................................. 6
2.5.3 Bepergian yang Ramah Lingkungan.......................................... 7
2.5.4 Kurangi Belanja......................................................................... 7
2.5.5 Beli Makanan Organik............................................................... 7
2.5.6 Gunakan Lampu Hemat Energi................................................. 8
2.5.7 Gunakan Kipas Angin................................................................ 8
2.5.8 Jemur Pakaian Anda dibawah Sinar
Matahari........................... 8
2.5.9 Daur Ulang Sampah Organik..................................................... 8
BAB IV PENUTUP
3.1.
Kesimpulan .................................................................................... 10
3.2.
Saran .............................................................................................. 10
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Latar belakang disusunnya makalah ini adalah untuk
memenuhi tugas yang telah diberikan oleh Guru pengajar.
Makalah ini
membahas tentang Pemanasan global atau global
warming. Makalah ini disusun berdasarkan tentang perbincangan yang sedang
hangat dibicarakan oleh dunia. Pemanasan global belum menemukan titik terang
dalam penanggulangannya. Disini penulis berusaha menerangkan materi yang
dibutuhkan sebagai referensi agar dapat menyempurnakan topik yang akan diperbincangkan.
1.2. Tujuan
Tujuan disusunnya makalah untuk menyelesaikan tugas.
Selain itu penyusunan ini juga untuk membuka jendela pengetahuan tentang
permasalahan yang ada saat ini. Harapan penulis adalah agar makalah ini tidak
hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, akan tetapi bermanfaat juga bagi meraka
yang membutuhkan untuk referensi ataupun bahan bacaan semata.
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Pemanasan Global/Global Warming
Pemanasan Global
adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat peningkatan jumlah
emisi Gas Rumah Kaca di atmosfer. Pemanasan Global
akan diikuti dengan Perubahan Iklim, seperti meningkatnya curah hujan di
beberapa belahan dunia sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan, di
belahan bumi lain akan mengalami musim kering yang berkepanjangan disebabkan
kenaikan suhu.
2.2 Hubungan
Pemanasan Global dengan Efek Rumah
Kaca
Bumi ini sebetulnya secara alami menjadi panas karena
radiasi panas matahari yang masuk ke atmosfer. Panas ini sebagian diserap oleh
permukaan Bumi lalu dipantulkan kembali ke angkasa. Karena ada gas rumah kaca
di atmosfer, di antaranya karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitro oksida (N2O), sebagian panas
tetap ada di atmosfer sehingga Bumi menjadi hangat pada suhu yang tepat
(60ºF/16ºC) bagi hewan, tanaman, dan manusia untuk bisa bertahan hidup.
Mekanisme inilah yang disebut efek gas rumah kaca. Tanpa efek gas rumah kaca,
suhu rata-rata di dunia bisa menjadi -18ºC. Sayangnya, karena sekarang ini
terlalu banyak gas rumah kaca di atmosfer, terlalu banyak panas yang
ditangkapnya. Akibatnya, Bumi menjadi semakin panas.
2.3 Penyebab
Pemanasan Global/Global Warming
Pemansan global
terjadi ketika ada konsentrasi gas-gas tertentu yang dikenal dengan gas rumah
kaca, yg terus bertambah di udara, hal tersebut disebabkan oleh tindakan
manusia, kegiatan industri, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon. Yang terutama adalah karbon dioksida, yang
umumnya dihasilkan oleh penggunaan batubara, minyak bumi, gas dan penggundulan
hutan serta pembakaran hutan.
Asam nitrat dihasilkan oleh kendaraan dan emisi
industri, sedangkan emisi metan disebabkan oleh aktivitas industri dan
pertanian. Chlorofluorocarbon CFCs merusak lapisan ozon seperti juga
gas rumah kaca menyebabkan pemanasan global,
tetapi sekarang dihapus dalam Protokol Montreal. Karbon dioksida,
chlorofluorocarbon, metan, asam nitrat adalah gas-gas polutif yang terakumulasi
di udara dan menyaring banyak panas dari matahari. Sementara lautan dan
vegetasi menangkap banyak CO2, kemampuannya untuk menjadi “atap” sekarang
berlebihan akibat emisi. Ini berarti bahwa setiap tahun, jumlah akumulatif dari
gas rumah kaca yang berada di udara bertambah dan itu berarti mempercepat
pemanasan global.
Sepanjang seratus tahun ini konsumsi energi dunia
bertambah secara spektakuler. Sekitar 70% energi dipakai oleh negara-negara
maju; dan 78% dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil. Hal ini
menyebabkan ketidakseimbangan yang mengakibatkan sejumlah wilayah terkuras
habis dan yang lainnya mereguk keuntungan. Sementara itu, jumlah dana untuk
pemanfaatan energi yang tak dapat habis (matahari, angin, biogas, air,
khususnya hidro mini dan makro), yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar
fosil, baik di negara maju maupun miskin tetaplah rendah, dalam perbandingan
dengan bantuan keuangan dan investasi yang dialokasikan untuk bahan bakar fosil
dan energi nuklir.
Penggundulan hutan yang mengurangi penyerapan karbon
oleh pohon, menyebabkan emisi karbon bertambah sebesar 20%, dan mengubah iklim mikro lokal dan siklus hidrologis,
sehingga mempengaruhi kesuburan tanah.
2.4 Pengaruh
atau Dampak Pemanasan Global/Global Warming
Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan
serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub,
kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir,
perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb). Sedangkan
dampak bagi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat meliputi :
(a) gangguan
terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai,
(b) gangguan
terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan,
pelabuhan dan bandara
(c) gangguan
terhadap permukiman penduduk,
(d)
pengurangan produktivitas lahan pertanian,
(e)
peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dsb).
Dalam makalah ini, fokus diberikan pada antisipasi
terhadap dua dampak pemanasan global, yakni : kenaikan muka air laut (sea level rise) dan banjir.
Dampak-dampak lainnya :
- Musnahnya berbagai jenis keanekragaman hayati
- Meningkatnya frekuensi dan intensitas hujan badai, angin topan, dan banjir
- Mencairnya es dan glasier di kutub
- Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan
- Kenaikan permukaan laut hingga menyebabkan banjir yang luas. Pada tahun 2100 diperkirakan permukaan air laut naik hingga 15 - 95 cm.
- Kenaikan suhu air laut menyebabkan terjadinya pemutihan karang (coral bleaching) dan kerusakan terumbu karang di seluruh dunia
- Meningkatnya frekuensi kebakaran hutan
- Menyebarnya penyakit-penyakit tropis, seperti malaria, ke daerah-daerah baru karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk)
- Daerah-daerah tertentu menjadi padat dan sesak karena terjadi arus pengungsian
2.5 Solusi
Pemanasan Global/Global
Warming
2.5.1 Jadilah Vegetarian
Memproduksi daging sarat CO2 dan metana dan
membutuhkan banyak air. Hewan ternak seperti sapi atau kambing merupakan
penghasil terbesar metana saat mereka mencerna makanan mereka. Food and
Agriculture Organization (FAO) PBB menyebutkan produksi daging menyumbang
18% pemanasan global, lebih besar
daripada sumbangan seluruh transportasi
di dunia (13,5%). Lebih lanjut, dalam laporan FAO, “Livestock’s Long Shadow”, 2006 dipaparkan bahwa peternakan
menyumbang 65% gas nitro oksida dunia (310 kali lebih kuat dari CO2) dan 37%
gas metana dunia (72 kali lebih kuat dari CO2). Selain itu, United Nations Environment Programme
(UNEP), dalam buku panduan “Kick The
Habit”, 2008, menyebutkan bahwa pola makan daging untuk setiap orang per
tahunnya menyumbang 6.700 kg CO2, sementara diet vegan per orangnya hanya menyumbang 190 kg CO2! Tidak mengherankan
bila ahli iklim terkemuka PBB, yang merupakan Ketua Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) PBB, Dr. Rajendra
Pachauri, menganjurkan orang untuk mengurangi makan daging.
2.5.2 Tanam Pohon
Satu pohon berukuran agak besar dapat menyerap 6 kg
CO2 per tahunnya. Dalam seluruh masa hidupnya, satu batang pohon dapat menyerap
1 ton CO2. United Nations Environment Programme (UNEP) melaporkan bahwa
pembabatan hutan menyumbang 20% emisi gas rumah kaca. Seperti kita ketahui,
pohon menyerap karbon yang ada dalam atmosfer. Bila mereka ditebang atau
dibakar, karbon yang pernah mereka serap sebagian besar justru akan dilepaskan
kembali ke atmosfer. Maka, pikir seribu kali sebelum menebang pohon di sekitar
Anda. Pembabatan hutan juga berkaitan dengan peternakan. Tahukah Anda area
hutan hujan seukuran 1 lapangan sepak bola setiap menitnya ditebang untuk lahan
merumput ternak? Bila Anda berubah menjadi seorang vegetarian, Anda dapat
menyelamatkan 1 ha pohon per tahunnya.
2.5.3 Bepergian yang Ramah Lingkungan
Cobalah untuk berjalan kaki, menggunakan telekonferensi untuk rapat, atau pergi
bersama-sama dalam satu mobil. Bila memungkinkan, gunakan kendaraan yang
menggunakan bahan bakar alternatif.
Setiap 1 liter bahan bakar fosil yang dibakar dalam mesin mobil menyumbang 2,5
kg CO2. Bila jaraknya dekat dan tidak terburu waktu, anda bisa memilih kereta
api daripada pesawat. Menurut IPCC, bepergian dengan pesawat menyumbang 3-5%
gas rumah kaca.
2.5.4 Kurangi Belanja
Industri menyumbang 20% gas emisi rumah kaca dunia dan
kebanyakan berasal dari penggunaan bahan bakar fosil. Jenis industri yang
membutuhkan banyak bahan bakar fosil sebagai contohnya besi, baja, bahan-bahan
kimia, pupuk, semen, gelas, keramik, dan kertas. Oleh karena itu, jangan cepat
membuang barang, lalu membeli yang baru. Setiap proses produksi barang menyumbang
CO2.
2.5.5 Beli Makanan Organik
Tanah organik menangkap dan menyimpan CO2 lebih besar
dari pertanian konvensional. The Soil Association menambahkan bahwa
produksi secara organik dapat mengurangi 26% CO2 yang disumbang oleh pertanian.
2.5.6 Gunakan Lampu Hemat Energi
Bila Anda mengganti 1 lampu di rumah Anda dengan lampu
hemat energi, Anda dapat menghemat 400 kg CO2 dan lampu hemat energi 10 kali
lebih tahan lama daripada lampu pijar biasa.
2.5.7 Gunakan Kipas Angin
AC yang menggunakan daya 1.000 Watt menyumbang 650 gr CO2 per jamnya. Karena itu, mungkin Anda
bisa mencoba menggunakan kipas angin.
2.5.8 Jemur Pakaian Anda dibawah Sinar Matahari
Bila Anda menggunakan alat pengering, Anda
mengeluarkan 3 kg CO2. Menjemur pakaian secara alami jauh lebih baik: pakaian
Anda lebih awet dan energi yang dipakai tidak menyebabkan polusi udara.
2.5.9 Daur Ulang Sampah Organik
Tempat Pembuangan Sampah (TPA) menyumbang 3% emisi gas
rumah kaca melalui metana yang dilepaskan saat proses pembusukan sampah. Dengan
membuat pupuk kompos dari sampah organik (misal dari sisa makanan, kertas,
daun-daunan) untuk kebun Anda, Anda bisa membantu mengurangi masalah ini!
- Pisahkan Sampah Kertas, Plastik, dan Kaleng agar Dapat Didaur Ulang
- Mendaur ulang alumunium dapat menghemat 90% energi yang dibutuhkan untuk memproduksi kaleng aluminium yang baru – menghemat 9 kg CO2 per kilogram aluminium! Untuk 1 kg plastik yang didaur ulang, Anda menghemat 1,5 kg CO2, untuk 1 kg kertas yang didaur ulang, Anda menghemat 900 kg CO2.
BAB III
PENUTUP
3.1
KESIMPULAN
Pemanasan global
telah menjadi permasalahan yang menjadi sorotan utama umat manusia. Fenomena ini bukan lain diakibatkan oleh
perbuatan manusia sendiri dan dampaknya diderita oleh manusia itu juga. Untuk
mengatasi pemanasan global diperlukan
usaha yang sangat keras karena hampir mustahil untuk diselesaikan saat ini.
Pemanasan global memang sulit diatasi,
namun kita bisa mengurangi efeknya.Penangguangan hal ini adalah kesadaran kita
terhadap kehidupan bumi di masa depan. Apabila kita telah menanamkan kecintaan
terhadap bumi ini maka pmanasan global
hanyalah sejarah kelam yang pernah menimpa bumi ini.
3.2 SARAN
Kehidupan ini berawal dari kehidupan di bumi jauh
sebelum makhluk hidup ada. Maka dari itu untuk menjaga dan melestarikan bumi
ini harus beberapa dekade kah kita memikirkannya. Sampai pada satu sisi dimana
bumi ini telah tua dan memohon agar kita menjaga serta melstarikannya. Marilah
kita bergotong royang untuk menyelematkan bumi yang telah memberikan kita
kehidupan yang sempurna ini. Stop global
warming.
Daftar
Pustaka
Silahkan Copas dan pergunakan dengan baik -Haryono Yusup-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar